Alam memberikan banyak kehidupan yang ajaib bagi kita, namun seringkali manusia memilih untuk menghancurkan pemberian alam ini hanya untuk kepentingan jangka pendek. US Wild Fish and Animal Protection Service (USFWA) baru-baru ini mengupload sebuah gambar di akun facebooknya dengan harapan ingin mengajak para masyarakat untuk memperhatikan kebun mereka saat musim semi tiba, apakah ada sarang burung hummingbird di sana.
Sponsored Ad
USFWA memajang foto karya seorang fotografer, Kelly Campbell di Facebook. Ini adalah gambar yang begitu menarik yang diambilnya di sebuah pohon cemara. Benar-benar sangat luar biasa. Ia mengambil foto sarang burung hummingbird yang mana di dalamnya ada 2 butir telur yang beratnya kurang dari 3 gram. Ini benar-benar seperti cerita dongeng.
“Telur burung hummingbird ini sangatlah kecil dan bahkan super kecil! Mungkin saat Anda membersihkan kebun, bisa sekalian mengecek, apakah ada sarang burung ini di kebunmu atau tidak!”
Burung ini sering didistribusikan ke Amerika, Alaska dan Chili pada musim panas. Burung ini sangat menyukai lingkungan perkebunan. Di perkebunan, gak hanya bisa menetap tinggal di sana, tapi juga burung-burung ini bisa tinggal bersama keluarganya.
Sponsored Ad
Burung betina akan membangun sarang kecil di cabang pohon, di antara jaring laba-laba, yang berlumut-lumut dan berdaun lebat. Biasanya ia hanya akan melahirkan 2 butir telur, itulah sebabnya jumlah burung hummingbird begitu langka. Ditambah lagi dengan ukuran telurnya yang begitu kecil, membuat para ilmuwan meragukan daya juang calon anak burung ini untuk bertahan hidup.
Tapi seringkali yang terjadi adalah saat manusia membersihkan perkebunannya, memotong ranting-ranting agar terlihat rapi dan tanpa sengaja memotong ranting di mana sarang burung ini berada sehingga menyebabkan kematian bagi calon anak hummingbird ini.
Sponsored Ad
Selain memiliki sayap yang indah, burung hummingbird juga merupakan burung yang paling kopmpak di dunia. Selain didistribusikan di daerah Amerika, ternyata burung ini juga didistribusikan ke banyak negara lain loh. Jadi, sangat besar kemungkinan burung ini juga sudah sampai di Indonesia.
Semoga artikel ini bermanfaat ya, sahabat Cerpen! Dishare yuk!
Sumber: bomb
Sumber : BeritaSemasa